Monday, September 5, 2011

Dapetin Cinta Nggak Perlu Belajar?

Hai, vidi!
 
Sudah tahukah bahwa Hitman System punya thread resmi di kaskus di halaman ini: [BRAINSTORM] Raih Cinta Impian Kamu. Ketika saya mereview thread tersebut, kira-kira 20 halaman, ke belakang, dan saya menemukan beberapa komentar seperti:
 
"Ah teori doang.."
"Cinta itu harus dirasakan dan dialami, bukan teori.."
Dan komentar-komentar senada lainnya.
 
Untuk itu saya ingin membuka pikiran teman-teman semua di sini tentang betapa pentingnya mempelajari "teori" cinta, khususnya yang tersebar di seluruh thread ini dan website Hitman System.
 
Kebanyakan orang memiliki pendapat bahwa cinta itu sesuatu yang alami dan tidak bisa dipelajari. Ini adalah sebuah prinsip kuno yang sudah usang. Memang betul, perasaan dan emosi yang timbul ketika tertarik dengan lawan jenis adalah sebuah proses yang alamiah, tapi proses itupun sudah bisa dijelaskan secara ilmiah. 
 
Sekedar tertarik saja TIDAK CUKUP! Hanya karena Anda merasa deg-degan ketika melihat wanita yang menjadi minat Anda, bukan berarti PROSES untuk mendapatkannya akan terjadi begitu saja. Untuk bisa membuatnya jatuh cinta dan menjadi kekasih Anda, jelas membutuhkan keahlian yang spesifik! 
 
Untuk memulai dan menjalin hubungan cinta diperlukan bukan hanya perasaan saja, tapi juga mencakup begitu banyak hal: penampilan, komunikasi, bahasa tubuh, psikologi, pergaulan sosial, dan sebagainya. Hal-hal tersebut jelas merupakan keahlian yang bisa dipelajari, bahkan beberapa bidang, seperti psikologi, bisa dipelajari secara akademis. 
 
Jadi, apakah cinta bisa dipelajari? Ya! 
 
Justru akibat pola pikir "cinta itu alami dan terjadi begitu saja" yang menyebabkan banyak sekali orang yang terjebak dalam permasalahan cinta dan hubungan yang pelik tanpa mengerti cara menemukan solusinya. Hal ini bisa Anda ukur secara sederhana dari data statistik perceraian yang makin tinggi setiap tahunnya. Begitu banyak orang mengalami penderitaan dan kekecewaan, semuanya atas nama cinta. 
 
Karena itu, MEMPELAJARI cinta dan semua aspeknya dengan baik sangat KRUSIAL untuk menciptakan hubungan cinta yang lebih sehat, ideal, dan menyenangkan bagi kedua belah pihak yang terlibat di dalamnya. KHUSUSNYA di jaman sekarang, di mana dinamika sosial-romansa sudah JAUH berbeda dengan jaman kakek-nenek atau ayah-ibu kita dulu. Berikut adalah beberapa fakta untuk membuka mata teman-teman semua:
  • Tahun 2009, di Mahakamah Agung tercatat 250.000 kasus perceraian. Meskipun angka tersebut "hanyalah" 10% saja dari total jumlah pernikahan di tahun 2009, tapi jumlah ini meningkat terus dari tahun-tahun sebelumnya dan akan TERUS meningkat di masa depan.
  • Lebih dari 50% kasus perceraian tersebut terjadi pada pasangan yang baru menikah 1-5 tahun. Dari sini kita bisa melihat bahwa justru semakin modern pasangannya, semakin tinggi pula resiko perceraiannya.
  • Alasan perceraian adalah: 1) Ketidak harmonisan (sering berantem, tidak cocok, dsb), 2) Masalah ekonomi dan finansial (suami yang tidak bertanggung jawab atas penghidupan keluarga), 3) Selingkuh, 4) KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).
  • Perhatikan dari urutan tersebut bahwa ketidakmampuan untuk SALING MENGERTI dan BERKOMUNIKASI adalah penyebab UTAMA perceraian. Bukan soal duit, selingkuh, atau kekerasan, tapi ketidak mampuan pasangan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi.

    Dari sini aja kita bisa menarik kesimpulan bahwa sebuah hubungan cinta TIDAK BISA bermodalkan perasaan atau ketulusan belaka. Kedua pasangan harus memiliki kestabilan emosional, mengerti tentang DINAMIKA sebuah hubungan, tentang hak dan kewajiban masing-masing dalam hubungan tersebut, serta cara berkomunikasi yang baik. Dan jelas, hal-hal tersebut BISA DIPELAJARI lewat teori dan berbagai macam ilmu pengetahuan komunikasi dan psikologi manusia.
  • 70% dari kasus perceraian tersebut digugat oleh WANITA. 

    Di era feminisme sekarang ini, bila pria tidak bisa memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin hubungan yang berkualitas dan membahagiakan pasangannya, maka wanita bisa dengan mudah MEMBUANG dirinya. Jadi seharusnya kita semua mengerti betapa pentingnya untuk mempelajari cara menjadi seorang pria yang bisa memimpin sebuah hubungan dengan baik.
  • Anak yang berasal dari keluarga yang bercerai memiliki 60% kemungkinan bercerai juga bila dia menikah nanti.
  • Apabila seorang anak yang berasal dari keluarga bercerai menikah dengan seseorang yang berasal dari keluarga bercerai juga, maka kemungkinan mereka bercerai meningkat hingga 90%!
Sekarang bayangkan bila 250.000 pasangan di atas masing-masing memiliki, misalkan, 1 orang anak saja, maka bayangkan siklus mengerikan yang akan terjadi masa depan.
 
250.000 orang anak akan menikah nantinya, dan memiliki resiko bercerai yang tinggi. Dan bila mereka memiliki anak lagi, berarti resikonya akan semakin besar karena semakin banyak anak yang berasal dari keluarga yang bercerai!
 
Ini mengerikan!
 
Tujuan Hitman System adalah untuk mengedukasi dan memberikan peta mengenai dinamika hubungan romansa yang sehat, ideal, dan menyenangkan, sehingga kita dan pasangan kita bisa berbahagia dan membentuk sebuah keluarga yang penuh cinta.
 
Sobat, unit terkecil dari sebuah masyarakat adalah KELUARGA. Bila banyak keluarga hancur berantakan, gak heran masyarakat dan negaranya juga hancur lebur. Tapi bila kita bisa membuat sebuah perubahan yang positif dan bisa membentuk sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia, maka masyarakat pun akan lebih tenteram dan makmur. Ini adalah efek "bola salju", di mana hasil sebuah tindakan dan keputusan kita akan makin besar efeknya dan sangat berpengaruh di masa depan.
 
Tentu saja, teori tanpa praktek sama dengan NOL BESAR. Jadi, selain belajar dan brainstorming, jangan lupa untuk mempraktekkannya dan mengalami sendiri kejaibannya.
 
Apakah teman-teman semua ingin membuat sebuah perubahan? Atau berdiam diri melihat hubungan cinta yang hancur lebur dan merusak, baik itu hubungan cinta Anda sendiri ataupun orang lain.
 
Keputusannya hanya ada di tangan Anda.
 
Sahabat Anda,
Sins Aeschylus

Hitman System
www.hitmansystem.com

Ruko Sentral Grenvil 2Y
Jl. Tanjung Duren Raya
Jakarta Barat 1140
INDONESIA

To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://www.aweber.com/z/r/?jKycLGzMrLQsnCzsrCycnLRGtIyM7OyMjIwM

No comments:

Post a Comment